Ciri Negara Berkembang Dalam Aspek Ekonomi
3 mins read

Ciri Negara Berkembang Dalam Aspek Ekonomi

Ciri Negara Berkembang dalam Aspek Ekonomi: Korupsi Tinggi Termasuk?

Sumber: Guru Geografi

Selain dikelompokkan berdasarkan peta geografisnya seperti negara di benua Asia, Amerika, Eropa, Afrika, dan Australia. Negara – negara di dunia juga dikelompokkan berdasarkan tingkat ekonominya, contohnya negara maju dan negara berkembang. 

Sebuah negara layak menyandang status negara maju jika memiliki pendapatan menengah ke atas. Ada beberapa negara maju di dunia yang terkenal akan kesejahteraannya seperti Amerika Serikat, Kanada, Swedia, Jepang, Singapura, dan masih banyak yang lainnya. 

Sementara yang termasuk negara berkembang adalah seperti Malaysia, Thailand, Indonesia, India, dan masih banyak lagi. Negara kita Indonesia termasuk dalam kategori negara berkembang karena pendapatan per kapita masih tergolong menengah ke bawah, sehingga masyarakatnya terbilang belum bisa mencapai kategori sejahtera. 

Yang dimaksud dengan pendapatan perkapita sendiri adalah nilai rata – rata dari pendapatan penduduk di suatu negara. Untuk mengetahui pendapatan perkapita suatu negara, bisa dilakukan dengan membagi pendapatan nasional dengan jumlah penduduk negara yang dimaksud. Hampir sebagian negara di dunia masuk dalam kelompok negara berkembang. 

Selain alasan tersebut, masih ada alasan lain yang membuat Indonesia masih terjebak dalam predikat negara berkembang. Lantas, sebenarnya apa ciri – ciri negara berkembang selain tingkat pendapatan perkapita rendah?  

Simak informasi lengkap berikut ini tentang beberapa ciri – ciri negara berkembang yang perlu diketahui :

Impor Lebih Besar Daripada Ekspor

Sumber: Studio Literasi

Selain tingkat pendapatan perkapita yang rendah, ciri – ciri negara berkembang selanjutnya adalah jumlah impor lebih besar daripada jumlah ekspor. Padahal, suatu negara melakukan impor saat mengalami keterbatasan teknologi dan keahlian sehingga butuh membawa barang dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. 

Sementara itu, saat melakukan impor, maka suatu negara perlu mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Sebab, barang yang didatangkan dari negara lain harus mengarungi samudera terlebih dahulu sehingga harus mengeluarkan biaya yang lumayan banyak.

Jumlah Pengangguran Tinggi

Sumber: Republika

Jumlah pengangguran yang terbilang tinggi juga menjadi ciri – ciri negara berkembang selanjutnya. Seiring dengan angka kelahiran yang semakin banyak, mengakibatkan semakin tinggi juga persaingan di dunia kerja. Alhasil, jumlah pengangguran terlampau banyak karena negara tidak mampu menyediakan lapangan pekerjaan yang layak bagi mereka. 

Hal itu tentu berkaitan dengan kurang terkontrolnya laju pertumbuhan penduduk di negara berkembang. Selain itu, tingginya jumlah pengangguran di negara berkembang juga disebabkan oleh tingkat pendidikan.

Baca juga: Ternyata Segini Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah Melalui PPAT

Mengandalkan Sektor Primer

Sumber: Dictio Community

Ciri – ciri negara berkembang selanjutnya yang cukup terlihat adalah cara mereka mengandalkan sektor primer sebagai pemasukan utama. Yang dimaksud sektor primer disini adalah hasil olahan Sumber Daya Alam (SDA). Di negara berkembang, mayoritas masyarakatnya memiliki mata pencaharian dengan memanfaatkan hasil sumber daya alam seperti petani, nelayan, dan lain sebagainya. 

Masyarakat di negara berkembang juga masih sangat minim pengetahuannya akan terobosan baru dunia teknologi dan semacamnya. 

Tingkat Korupsi Tinggi

Sumber: Kompas.com

Terakhir yang menjadi ciri – ciri negara berkembang adalah tingkat korupsi yang terjadi cukup tinggi sehingga memberikan dampak buruk pada perekonomian negara. Yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin. Mungkin itulah kalimat yang paling tepat untuk menggambarkan posisi rakyat jelata di negara berkembang dan para petinggi yang hanya berorientasi pada aspek materill. 

Itulah ciri – ciri negara berkembang dari segi ekonomi. Sementara ciri – ciri negara berkembang dari segi demografi adalah seperti tingginya laju pertumbuhan penduduk, rendahnya tingkat pendidikan, dan minimnya penguasaan IPTEK. 

Baca juga: Baca Berita Terlengkap dengan Mudah di IDN App

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *