6 Alasan Italia dan Inggris Bisa Memperoleh Juara Piala Eropa 2020
3 mins read

6 Alasan Italia dan Inggris Bisa Memperoleh Juara Piala Eropa 2020

6 Alasan Italia dan Inggris Bisa Memperoleh Juara Piala Eropa 2020

Sebagai pecinta sepak bola, tentu kita tidak boleh melewatkan berita sepak bola terkini. Italia akan berhadapan dengan Inggris pada final Piala Eropa 2020 yang akan dilangsungkan di Stadion Wembley, Senin 12 Juli 2021 pada pukul 02.00 WIB. Walaupun akan bermain di kandang lawan, Italia diprediksi bisa memberikan tantangan sekaligus membuat permainan menjadi seru karena bersaing ketat dengan Inggris. Ada banyak potensi yang dimiliki Inggris dan Italia untuk meraih gelar juara Piala Eropa 2020, berikut ini ulasannya.

1. Pengalaman Italia sebagai Juara Piala Eropa

Gli Azzurri yang merupakan julukan untuk timnas Italia memiliki catatan yang meyakinkan sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala Eropa. Hal ini dikarenakan mereka telah tampil sebanyak tiga kali pada partai final, yakni pada tahun 1968, 2000, serta 2012. Pada ketiga edisi tersebut, Italia keluar sebagai juara pada tahun 1968. Sementara itu Inggris sendiri sudah mendapatkan pencapaian terbaik The Three Lions sejauh ini. Inggris mencapai semifinal pada tahun 1968 adan 1996. Ketika tahun 1968, Inggris sukses merebut gelar juara ketiga setelah mengalahkan Uni Soviet dengan skor 2-0.

2. Menuntaskan dahaga Gelar Timnas Inggris

Inggris yang minim gelar di ajang internasional tentu bisa termotivasi untuk meraih juara. Perlu diketahui bahwa Inggris terakhir juara pada 55 tahun lalu, tepatnya pada Piala Dunia tahun 1966. Apalagi, gelar juara tersebut didapatkan di stadion yang sama dengan dihelatnya partai final Piala Eropa pada tahun 2020, alias Stadion Wembley. Sejak saat itu, muncul istilah It’s Coming Home yang identik dengan The Three Lions untuk menjelaskan bahwa gelar juara diharapkan akan mereka dapatkan lagi pada dikesempatan ini.

3. Modal tidak terkalahkan pada 33 pertandingan

Italia pada dasarnya memiliki modal yang memungkinkan untuk sulit disamakan dengan tim manapun yang ada di dunia. Mereka pasalnya sudah tidak pernah terkalahkan sejak 33 pertandingan terakhir. Catatan ini sendiri menjadi yang terbanyak ketiga yang ada sepanjang sejarah setelah Brasil dan Spanyol yang memiliki torehan 35 kali. Kekalahan terakhir Italia terjadi pada tahun 2018, yakni 11 September 2018 dari Portugal dengan skor 0-1 pada ajang Liga Negara (Nations League).

4. Inggris hanya kebobolan satu kali

Tim yang diasuh oleh Gareth Southgate ini tampil secara gemilang terutama ketika menjaga lini pertahanannya. Sepanjang Piala Eropa 2020 digelar, tim nasional Inggris hanya kebobolan satu kali. Inggris clean sheet ketika tampil pada fase group memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 atas Kroasia dan Republik Ceko. Sementara itu, Inggris imbang 0-0 melawan Skotlandia. Pada babak 16 besar, Inggris menang 2-0 atas Jerman. Kemudian pada perempat final, Inggris menang 4-0 atas Ukraina sehingga baru kebobolan saat memenangkan pertandingan melawan Denmark di semifinal dengan skor 2-1.

5. Inggris main kandang

Keuntungan lainnya yang dimiliki The Three Lions adalah mendapatkan kesempatan untuk tampil di depan publik sendiri pada laga final kali ini. Bahkan, pendukung Inggris digadang-gadang akan memenuhi bangku penonton sesuai dengan kapasitas yang tersedia di Wembley Stadium. Tentu saja, hal ini termotivasi dari keinginan untuk mengangkat trofi serta merayakan langsung kemenangan di kandang sendiri.

6. Italia dominan atas Inggris pada Turnamen Mayor

Italia memiliki kekuatan sejarah kemenangan dibandingkan Inggris. Pada empat pertemuan terakhir di Piala Eropa dan Piala Dunia, Italia selalu menang. Pada Matchday pertama Grup D Piala Dunia 2014, Italia menang 2-1 lewat gol dari Claudio Marchisio dan Mario Balotelli.

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *